BENGKALISBERITA POLRIBERITA TNI

Waspada El Nino “Super”, Pakar Lingkungan IPB Ingatkan Ancaman Karhutla Ekstrem di Riau

Wednesday, April 8, 2026, April 08, 2026 WAT
Last Updated 2026-04-07T18:47:13Z
Advertisement


BENGKALIS, Lintaskriminal.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis diprediksi akan semakin meningkat seiring dengan potensi munculnya fenomena El Nino ekstrem atau yang dikenal sebagai "Super El Nino".

 

Peringatan keras ini disampaikan oleh Guru Besar IPB University bidang Perlindungan Hutan, Bambang Hero Saharjo, saat melakukan peninjauan langsung di lokasi rawan karhutla, Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

 

Bambang menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini bukan lagi sekadar prediksi, melainkan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda nyata akibat perubahan iklim global. Salah satu indikator kuatnya adalah peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang diperkirakan mencapai sekitar 2,7 derajat Celcius.

 

“Situasi ini berpotensi menyerupai kejadian tahun 1997–1998, di mana kebakaran hutan meluas hingga jutaan hektare,” ujarnya.

 

Menurutnya, fenomena El Nino akan menyebabkan kondisi lahan menjadi semakin kering dan sangat rentan terbakar. Jika tidak diantisipasi sejak dini, api dapat menyebar dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan.

 

Tanda Bahaya di Lapangan

 

Dari hasil pantauan di lapangan, Bambang juga menyoroti mulai turunnya tinggi muka air di kanal dan parit yang sudah mendekati batas kritis. Kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa risiko karhutla di wilayah tersebut kian mengancam.

 

Tak hanya soal api, ia juga mengingatkan bahaya asap yang sering kali dianggap sepele. Padahal, asap mengandung berbagai zat berbahaya, termasuk hidrogen sianida yang dapat memicu gangguan kesehatan serius hingga kematian.

 

“Jangan anggap asap sebagai hal biasa. Di dalamnya terdapat zat beracun yang berbahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang,” tegasnya.

 

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya langkah cepat dan kolaboratif. Seluruh pihak diminta untuk tidak menunggu hingga kondisi memburuk.

 

“Deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci. Begitu ada indikasi kebakaran, segera laporkan. Ini tanggung jawab bersama karena dampaknya dirasakan luas,” tambahnya.

 

Komitmen Penegakan Hukum

 

Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Pihak kepolisian akan melakukan patroli intensif serta menindak tegas melalui penegakan hukum terhadap siapapun yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

 

Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, seiring dengan meningkatnya risiko bencana akibat fenomena El Nino. (***)

TrendingMore