ACEHACEH SELATANBENGKALISBERITA POLRI

Tragis! Anak Habisi Nyawa Ayah Kandung di Bengkalis, Leher Hampir Putus

Wednesday, April 8, 2026, April 08, 2026 WAT
Last Updated 2026-04-08T16:51:19Z
Advertisement


Bengkalis, Lintaskriminal.com – Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, pada Selasa (7/4/2026) siang. Seorang pria berinisial R.P. (47) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya sendiri, diduga dibunuh oleh anak kandungnya sendiri.

 


Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa polisi menerima laporan dari warga sekitar pada pukul 13.19 WIB. Petugas gabungan dari Bhabinkamtibmas dan piket fungsi segera dikerahkan menuju lokasi kejadian.

 

Kondisi Korban Mengenaskan

 

Di TKP, petugas menemukan korban tergeletak tak berdaya di dalam kamar dengan luka yang sangat parah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan leher yang menyebabkan kematian seketika di tempat kejadian. Bahkan, luka di bagian leher terlihat sangat dalam hingga hampir putus.

 

Awal Mula Konflik

 

Dari keterangan saksi, diketahui bahwa pada pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB, sempat terjadi keributan antara korban dengan istrinya. Pertengkaran bermula saat korban meminta sejumlah uang. Setelah terjadi cekcok, istri korban kemudian pergi ke ladang, meninggalkan korban sendirian bersama anaknya di rumah.

 

Aksi Nekat Pelaku

 

Diduga, pelaku yang merupakan anak kandung korban berinisial R.M.M.P. (19), memanfaatkan situasi tersebut. Sekitar pukul 13.00 WIB, saat korban sedang tertidur lelap di kamar, pelaku mengambil sebilah parang dari gudang.

 

Tanpa rasa ampun, pelaku langsung menghajar korban dengan membacokkan senjata tajam tersebut berkali-kali tepat ke arah kepala dan leher korban hingga tewas.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan dan pengamanan barang bukti masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui motif pasti serta menjerat pelaku dengan hukum yang berlaku.

TrendingMore