BengkalisBERITABERITA POLRIBERITA TNIDuriMandauRiau

PPDS Pererat Tali Persaudaraan Lewat Halal Bi Halal

Monday, April 20, 2026, April 20, 2026 WAT
Last Updated 2026-04-19T20:54:31Z
Advertisement

 


 Duri, Lintaskriminal.com – Persatuan Penjahit Duri dan Sekitarnya (PPDS) menggelar acara Halal Bi Halal yang berlangsung di Pondok Sultan

, Jalan Kayangan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan anggota organisasi sebagai bentuk pererat hubungan silaturahmi dan kerja sama.

 


Dalam sambutannya, Ketua PPDS Kabupaten Bengkalis, Rizal, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Adismen dan Mus Muliadi selaku Ketua Humas yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik. Kami juga sangat berterima kasih kepada Ketua Pembina beserta jajaran, serta Ibu Sri Mazoli, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang bertugas di Komisi 3 bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran beliau menambah semangat kami semua," ujarnya.

 




Rizal juga menggunakan ungkapan khas masyarakat Minang, "mancari ba paruik kabarisi, mancari ba pungguang kabasaok", yang menggambarkan upaya bersama dalam membangun sesuatu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. "Sebagai ketua, saya tidak berarti apa-apa tanpa kehadiran dan dukungan rekan-rekan semua. Alhamdulillah, acara ini juga dihadiri oleh Bapak Sahdan Lubis, Ketua Komite SMAN 8, yang sempat saya pastikan kehadirannya, serta Bapak Maiduis yang telah mendukung perjalanan organisasi ini sejak awal," tambahnya.

 


Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana acara juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menyebutkan bahwa terselenggaranya kegiatan ini berkat kerja sama dan sinergi dari seluruh anggota, khususnya tim Humas. Ia berharap ke depannya PPDS dapat terus bersinergi dan memberikan manfaat yang luas bagi anggotanya maupun masyarakat di wilayah Mandau dan Bengkalis.

 


Dalam kesempatan yang sama, Ibu Sri Mazoli menyampaikan pandangannya tentang peran penting para penjahit dan upaya yang telah dilakukan untuk mendukung usaha mereka. "Selama ini saya tidak pernah terlibat langsung dalam proses penjahitan pakaian sekolah, karena itu bukan bidang saya. Namun, dengan bergabungnya saya di sini, saya bertekad bahwa nasib para penjahit tidak boleh diabaikan. Sebagai wakil rakyat, saya telah membantu menyelesaikan berbagai urusan administrasi yang dibutuhkan, sehingga rekan-rekan tidak perlu bersusah payah datang ke pusat pemerintahan," jelasnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa izin usaha yang dijalankan oleh para anggota sudah terpenuhi dan diakui secara resmi. "Saya telah berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk kepala sekolah dan Ibu Pepi dari Koordinator Wilayah Provinsi, sehingga kegiatan yang dilakukan sudah sesuai aturan dan tidak melanggar hukum. Tugas saya di bidang UMKM adalah membantu masyarakat agar dapat berdiri sendiri dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah," lanjutnya.

 

Lebih lanjut, Ibu Sri Mazoli menyampaikan bahwa ia telah berdiskusi dengan Bupati Bengkalis. Dari pembicaraan tersebut, diketahui bahwa selama ini ada praktik di mana sebagian penjahit mengambil tenaga kerja dari luar daerah dan menjual hasil kerjanya dengan harga yang relatif mahal. Untuk mengatasi hal ini, ia mengajak anggota PPDS untuk menawarkan harga yang lebih terjangkau dan setara kepada sekolah-sekolah, sehingga masyarakat dapat terbantu. "Jika ada sekolah yang menolak dan justru membuat pesanan sendiri dengan harga yang lebih tinggi, kami siap mengajak awak media untuk menyampaikan hal ini kepada publik," tegasnya.

 

Acara Halal Bi Halal ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua PPDS Kabupaten Bengkalis, dilanjutkan dengan sesi hiburan yang semakin mempererat suasana keakraban di antara semua peserta. (wis)

 

 

 


TrendingMore